Pemalak di Pintu Tol Diamankan

8 Agu 2017 Peristiwa

Inimedan.Com.
Empat orang pemalak yang kerap meresahkan pengguna kendaraan bermotor di persimpangan pintu Tol diamankan petugas Polsek Percut Seituan setelah diwarnai aksi kejar di pintu keluar-masuk Tol Bandar Selamat Jalan Letda Sujono, Kecamatan Medan Tembung, Selasa (8/8) sore.

Para pemalak yang diamankan diantaranya Ramadhan (25) warga Jalan Letda Sujono Gang Amal, Wahyu Purnama (30) warga Jalan Letda Sujono Gang Subur, Jerry Sinaga (43 warga Jalan Bersama dan Pudan (22) warga Asrama Polisi (Aspol) Jalan Kapten Jamil Lubis. Dari tangan para pelaku turut disita barang-bukti sejumlah uang tunai.

Pantauan dilapangan sebelum para pemalak diamankan, tim gabungan yang terdiri dari Unit Reskrim dan patroli Sabhara menggelar apel di mako. Setelah itu belasan petugas gabungan itu berangkat ke lokasi dengan mengendarai sepedamotor.

Mengetahui kedatangan petugas, sejumlah pelaku pungli atau pemalak yang selama ini meresahkan masyarakat, khususnya pengendara mobil itu langsung berhamburan guna menyelamatkan dirinya masing-masing.

Petugaspun langsung melakukan pengejaran, sehingga aksi kejar-kejaran berlangsung dramatis. Akhirnya para pelaku diantarana Ramadhan, Wahyu Purnama, Jerry Sinaga dan Pudan berhasil ditangkap walaupun sempat lolos dari kepungan petugas.

Saat dilakukan penggeledahan, dari saku celana para pelaku ditemukan sejumlahh uang yang diduga dari hasil pungli. Selanjutnya para pelaku diboyong ke Mako guna diproses.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba SH ketika dikonfirmasi wartawan menjelaskan bahwa penangkapan terhadap pelaku pungli itu merupakan tindak lanjut masyarakat tentang adanya pungli yang dilakulan oleh para premanisme.

“Kita langsung merespon laporan masyarakat dengan menangkap para pelaku. Barang-bukti yang disita dari para pelaku berupa uang Rp 38 ribu. Para preman tersebut masih dalam pembinaan di Mako,” tegasnya.(di)

loading...

© 2015 IniMedan.com. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.