Warning: fopen(http://finance.yahoo.com/d/quotes.csv?e=.csv&f=sl1d1t1&s=USDIDR=X): failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.0 403 Forbidden in /home4/helmi14/public_html/inimedan/site/wp-content/themes/inimedan/header.php on line 5
Anda Sering Terkena Kudis? - IniMedan.com - Portal Berita Medan, Sumatera Utara dan Nasional.

Anda Sering Terkena Kudis?

4 Mar 2016 Serbaneka

INIMEDAN-

PENYAKIT kudis atau yang disebut juga dengan scabies adalah penyakit kulit menular yang mengakibatkan penderita mengalami gatal yang hebat. Penyakit ini diakibatkan oleh tungau Sarcoptes scabiei.

Beberapa nama lain dari Scabies adalah Gudikan, Budukan, Gatal Agogo dan Penyakit Ampera. Penyakit Scabies telah dikenal sejak 1689. Parasit ini mampu menyerang manusia ataupun hewan. Penyakit scabies ini banyak ditemukan di kalangan anak-anak terutama dari lingkungan masyarakat yang sosial ekonominya rendah.

Penularan scabies pada manusia sama seperti pada hewan, yaitu secara kontak langsung dengan penderita. Pakaian, handuk, sprei dan barang-barang lainnya yang pernah digunakan oleh penderita juga harus dihindari. Tungau S scabei hidup dari sampel debu, lantai, furniture, dan tempat tidur.

Gejala klinis dari akibat infestasi S scabei akan menimbulkan ruam-ruam dan rasa gatal yang parah terutama malam hari dan setelah mandi. Umumnya tempat predileksi atau tempat favorit tungau adalah lapisan kulit yang tipis seperti di sela-sela jari, pergelangan tangan, siku bagian luar, lipatan ketiak depan, pinggang, punggung, dada serta daerah sekitar pada alat kelamin pria ataupun wanita. Juga telapak tangan, telapak kaki, wajah leher, dan kulit kepala adalah daerah yang sering terkena tungau pada bayi dan anak-anak.

Pembiakan S scabei betina akan membuat terowongan di bawah kulit manusia. Terowongan yang dibuat hanya pada lapisan kulit luar dan tidak dapat menembus ke lapisan kulit dalam. Tungau betina kemudian akan bertelur di bawah lapisan kulit yang terinfeksi. Jumlah tungau yang terdapat pada satu orang penderita bisa mencapai 10-15 ekor. Tetapi pada mereka yang pertahanan tubuhnya rendah jumlah tungau dapat melebihi dari 100 ekor.

Untuk pencegahannya, cuci semua baju dan alas tidur dengan air hangat secara teratur, setrika pakaian, cuci tangan teratur dengan sabun, rajin gunting kuku, mandi dengan sabun dan jaga kebersihan, tidak saling bertukar selimut, handuk, atau pakaian.

Pengobatan dapat dilakukan dengan mengolesi salep yang mempunyai daya miticid baik zat kimia organic maupun non organic pada kulit yang terasa gatal dan kemerahan. Kemudian diamkan selama 10 jam.

Selain itu bisa juga dengan mandi menggunakan sabun sulfur/belerang karena kandungan sulfur bersifat antiseptik dan antiparasit, tetapi pemakain sabun sulfur tidak boleh berlebihan karena dapat membuat kulit menjadi kering.

– See more at: http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2278504/anda-sering-terkena-kudis(inl/@)

loading...

© 2015 IniMedan.com. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.