Inimedan.com-Medan.

Vidio yang sempat viral di Media Sosial (Medsos) yang isinya menuding dirinya bertindak arogan terhadap Zulfikar Pane, Kepala Lingkungan XII Kelurahan Sei Kera Hilir II Kecamatan Medan Perjuangan, itu sama sekali tidak benar. “Itu semua tidak benar” ungkap Sekretaris Camat (Sekcam) Medan Perjuangan, kepada wartawan, Rabu (5/5/21) di kantornya.
Kemudian tudingan Zulfikar Pane terhadap dirinya dianggab sebagai penghambat pelaksanaan penyuntikan Vaksin Covid-19 kepada masyarakat. Malam menurut Sekcam, ia telah mendukung dan memberi masukan kepada Zulfikar Pane selaku Kepala Lingkungan XII Sei Kera Hilir II.
“Secara pribadi saya tersinggung dengan tudingan Zulfikar Pane itu dan saya harus klarifikasi apa yang ada di vedio yang sempat viral itu,” tambah Sekcam lagi.
“Saya rasa tudingan itu tidak benar, sebab selama ini kami ketahui kalau Sekcam itu selalu mendukung setiap kegiatan atau program pemerintah yang di tugaskan kepadanya,” ungkap salah seorang warga Sei Kera Hilir II yang tidak berkenan disebutkan namanya.
Sementara itu masalah telah terjadinya miskomunikasi tentang administrasi pemerintahan, yakni soal adanya proposal yang di ketahui oleh Lurah dan Kepling. Dimana Lurah harus mengambil berkas tersebut sebab sudah di disposisi oleh pimpinan. Kejadian Selasa (16/3/21) yang saat itu dihadiri oleh Lurah, Kepling, ASN dan dokter Puskesmas, Jalan Sentosa Baru Medan Perjuangan.
“Masalah berbicara keras dengan Pelmas, Kepling XII Zulfikar Pane di hadapan Lurah-lurah dan Kepling -Kepling serta dokter dan perawat untuk vaksinasi Covid 19, itu adalah persoalan instren,” tegas Sekcam.
Lebih lanjut disebutkan, dirinya selaku Sekcam Kecamatan Medan Perjuangan selalu memberikan yang terbaik untuk bawahannya. ” Sebagai Sekcam juga tetap mendukung program Walikota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM,” ungkapnya mengakhiri klarifikasi tentang isi vedio yang viral itu. *ega#.
