Issu Mering Terhadap Kasek SMK-N Aramo Tidak Benar

Oplus_16908288

Inimedan.com-Nisel   | Terkait isu miring,pemberitaan salah satu media online di Nias Selatan.Lewat narasi ketidak aktipan dalam tugas, salah seorang aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2, Aramo, berinisial YLB diduga tidak berdasar.

Hal itu,diungkapkan kepala sekolah(Kepsek) Yafaeli Buulolo,saat dikonfirmasi sejumlah awak media di ruang guru SMKN 2, di Desa Hiliamauzula,Kecamatan Aramo,Kabupaten Nisel,Sumut,Rabu(08/04/25).

“Dengan nada kecewa,serta sangatlah disayangkan mitra membangun opini yang bersifat hiperbola. Bukankah sebaiknya di konfirmasi dahulu informasi itu. Agar pemberitaan yang disampaikan ke pada publik itu  berimbang. Sehingga tidak memicu spekulasi liar.Tentunya harapan kita berita yang disampaikan itu akurat,tidak terkesan sebagai Hoaks.” Tegas kasek.

“Alangkah tepatnya jikalau pewarta mengedepankan langkah-langkah  profesional, sesuai ketentuan kode etik jurnalistik dalam menjalankan aktivitas ,”Harapnya.

Mirisnya,informasi yang di beritakan itu seakan dirinya, “Abaikan tugas, hanya hadir satu kali waktu dalam satu bulan,”

Menyikapi statmen seperti itu,sebaiknya jangan berpacu pada keterangan sepihak,ataupun mendengar informasi yang tidak jelas, karena belum tentu kebenarannya.Terkait hal itu saya tegaskan tidak benar,” tepis Kasek.

“Untuk diketahui, jarak dari rumah saya ke sekolah ada kira-kira 15 km. Dengan menempuh Medan yang cukup ekstrem ke sekolah. Ada 5 km sebelum sampai di sekolah harus menyeberangi  sungai yang besar. Masih syukur jika cuaca bagus semua boleh lancar, akan tetapi kalau kondisi hujan pasti menjadi salah satu kendala,itulah realita lapangan, ” paparnkan.

Lebih lanjut,  terkait adanya dugaan tidak ada transparansi dan akuntabilitas terhadap publik untuk pengelolaan dana BOS.Saya pastikan sudah terlaksana dan terealisasi sesuai petunjuk teknis penggunaan.Saya sebagai putra daerah desa Hiliamauzula,kecamatan Aramo akan melakukan yang terbaik,dan memaksimalkan pemanfaatan penggunaan anggaran BOS yang ada.Tentu,dilain sisi masih banyak kekurangan maupun kelemahan,sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) bisa sesuai harapan antara lain  berupa pengadaan mobiler,pembangunan WC sekolah,perpustakaan,ruang Labor dan sarana prasarana lain.ujarnya.

Kami sangat apresiasi,atas semangat dan kontribusi sebagai mitra yang peduli akan kemajuan sekolah kami ini.Setidaknya  mengingatkan kami,agar mampu menjalankan tugas dengan benar supaya bisa terhindar dari tindakan yang berbaur korupsi.

Sebagai kepala Sekolah saya tegaskan, “Selalu terbuka dan  siap menerima berbagai saran, maupun kritik yang membangun dari semua pihak .Kami berkomitmen melakukan perubahan lebih baik dan berbenah dimasa yang akan datang,” tutup Yafaeli Buulolo. *ad#

 

 

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *