KONI Sumut Tes Swab Atlet Pelatda Jangka Panjang PON XXI Sumut-Aceh

Inimedan.com-Medan

Untuk mengantisipasi terjadinya kluster baru penyebaran Covid-19 bidang olahraraga. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara (Sumut) melakukan tes swab antigen bagi atlet yang akan mengikuti Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) jangka panjang yang diproyeksikan menuju PON XXI/2024 Sumut-Aceh.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna di Jalan Wiliam Iskandar Medan, Sabtu (21/8/2021) dan Minggu (22/8/2021). Selain tes swab antigen para atlet juga mengikuti tes fisik. Sesuai dengan penerapan Prokes 5 M anjuran pemerintah, pihak panitia dari KONI Sumut membagi jadwal hari dan jam terhadap atlet untuk datang ke lokasi untuk menghindari kerumunan massa.

Hasil pantauan dilapangan atlet yang akan tes swab antigen dan test fisik wajib memakai masker.  Sebelum memasuki Gedung Serba Guna para atlet menjaga jarak 1 meter dengan berbaris. Para atlet diperiksa suhu badan dengan thermo gun satu persatu dan wajib mencuci tangan dengan sabun ditempat yang telah disediakan, selanjutnya diperkenankan memasuki lokasi untuk dilakukan tes swab dan fisik.

Ketua KONI Sumut, John Ismadi Lubis memantau langsung pelaksanaan tes swab dan fisik terhadap atlet menjelaskan, jalannya kegiatan berlangsung lancar. Atlet-atlet tampak bugar dan sehat, meski pada hari kedua diketahui satu orang diketahui positif berdasarkan swab antigen. Dengan demikian, total 3 orang terpapar Covid-19 pada tes selama dua hari tersebut.

“Mereka ini OTG semua, karena memang sehat-sehat semua. Nanti akan dicek lebih lanjut dengan tes PCR, kalau positif tentu kami sarankan untuk isolasi mandiri. Statusnya ditunda dulu, bukan eliminasi ya. Nanti setelah dua minggu melakukan isolasi mandiri, akan diperiksa kembali jika hasilnya negatif maka diperkenankan untuk bergabung Pelatda jangka panjang, ” ujar John Ismadi Lubis di Gedung Serba Guna, Minggu (22/8/2021).

Dijelaskan, atlet-atlet yang mengikuti tes akan masuk pelatda panjang mulai 1 September mendatang. Para atlet ini disiapkan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 saat Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah bersama.

Diakui, pelatda jangka panjang sempat tertunda selama dua bulan imbas dari pandemi Covid-19 dan juga PPKM. Pihaknya mengambil langkah untuk segera memulai Pelatda dengan penerapan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. “Kalau nunggu PPKM baru dipelatdakan, kapan kita selesai? Kita juga tidak tahun kapan selesai covid ini. Makanya ini harus berjalan dengan prokes ketat,” terangnya.

“Prokes ketat pun sudah berlangsung sejak hari pertama tes fisik atlet. Semua peserta harus melewati tes swab antigen. Selain itu, tes dibagi empat bagian selama dua hari demi menghindari kerumunan massa. Ada Sabtu pagi, Sabtu siang dan sore, Minggu pagi, Minggu Siang dan Minggu sore. Jadi memang dengan kapasitas gedung sebesar ini, hanya 70 orang di dalam,” jelas Jhon lagi.

John pun memastikan, sistem promosi dan degradasi bagi atlet akan tetap berlaku. Tes fisik juga akan digelar 6 bulan sekali untuk melihat perkembangan atlet.

“Kami berharap agar atlet mengikuti program yang diberikan pelatih melalui pengprov masing-masing. Imbauannya juga prokes tetap dijaga dan dijunjung tinggi karena Prokes merupakan senjata ampuh bagi kita semua untuk menyingkir virus Covid-19 dari tanah air,” tegas John.

KONI Sumut melakukan tes fisik dan tes swab antigen kepada 25 cabor yang terdiri dari 265 atlet dan 49 pelatih.  Adapun cabor  tersebut yakni, anggar, judo, muaythai, pencak silat, taekwondo, tarung derajat, wushu sanda, wushu taolu, karate, petanque, panjat tebing, dance sport, panahan, biliar, boling, angkat besi, angkat berat, balap sepeda, tenis meja, binaraga, gateball, atletik, senam, sepatu roda, dan dayung. (Bayu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *