
“Semuanya terhitung hari ini dudah dibuka, tunggu apa lagi, ayo ajak keluarga makan Mak Mie by Mak Beti,” ajak Arif Muhammad atau dikenal dengan personal Mak Beti, saat menghadiri launcing Mak Mie di Kota Medan.
Soal harga, Arif memastikan ramah kantong untuk semua kalangan, berkisaran Rp 13,000 – Rp 20,000.
“Dengan harga murah meriah, para nakku (sebutan untuk pelanggan Mak Mie) sudah bisa menikmati Mak Mie,” cetus Mak Beti dengan tawa khasnya.
Menu yang disajikan Mak Mie kekinian, menyasar kelas pekerja serta anak-anak muda dan tentunya untuk semua kalangan. Seperti Telur Asin Mak yaitu mie ayam dipadu dengan gurihnya telur asin.
Sementara menu lainnya juga ada super special Mak yaitu mie ayam dengan racikan 5 saus rahasia ala Mak Beti. Racikan Mak Mie juga menggunakan bahan baku yang berkualitas dan sehat tanpa adanya bahan pengawet.
“Semoga Mak Mie racikan Mak Beti dapat dicintai dan dinikmati oleh semua kalangan. Doakan kami dapat sukses untuk menaikkan level usaha kuliner gerobakan ini,” ujar Mak Beti berharap
Inspirasi Mak Mie
Mie tentunya sudah menjadi makanan sehari-hari bagi kita.
Berawal dari sebuah ide pada saat membuat konten sehari-hari. Pemuda kelahiran Medan, Arif Muhammad kemudian terinspirasi membuat gerobak modern yang menjual Mie Ayam dengan harga terjangkau.
Sebelum merealisasikan usaha tersebut, Mak Beti mengaku telah melakukan percobaan dengan membagi-bagikan mie ayam hasil racikannya dengan berkeliling di kota Medan.
Respon positif pun berdatangan sehingga pada akhirnya Mak Beti memutuskan membuat Mak Mie dengan bantuan para partnernya.
Yaitu Bisma Adi Putra seorang konsultan F&B dengan pengalaman 10 tahun, menghandle 300 outlet sekaligus founder dari Menantea dan partner lainnya.
“Saya berharap Mak Mie dapat menjadi brand anak daerah yang sukses dalam skala nasional. Serta membuka peluang wirausaha di Indonesia dengan menjadi mitra Mak Mie,” tuturnya. ( DOEL/BD )