PDAM Tirtanadi Tak Bertanggung Jawab, Air Mati Sejak Shubuh

Inimedan.com-Medan    |  Keterlaluan memang. Mungkin kalimat itulah yang pas dialamatkan kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi. Bagaimana tidak. Disaat warga masyarakat ingin melaksanakan ibadah Sholat Subuh. Disaat itu pula aliran air Mati atau putus. Akibatnya sebagian besar masyarakat tidak bisa berwudhuk, apalagi mereka yang tidak memiliki stok air bersih.

Apa yang dialami warga masyarakat, khususnya dikawasan Marelan dan sekitarnya itu terjadi Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 05.00 WIB.

Eronisnya dan  yang membuat warga masyarakat kecewa atas cara kerja PDAM Tirtanadi itu, yakni pihak perusahaan sama sekali sebelumnya tidak ada melakukan pemberitahuan bahwa aliran air dari Perusahaan Air Minum itu akan mati. “Kami sangat kecewa atas kejadian ini, sebab niat warga masyarakat ingin melaksanakan ibadah sholat shubuh terganggu,” ungkap salah seorang warga masyarakat Ibu Sri Supiani, yang tinggal di Perumahan Griya Bestari Permai Kelurahan Terjun Medan Marelan.

Sementara itu salah seorang lainnya bernama Lian, juga menyatakan kekecewaannya atas “Padamnya” aliran air bersihke rumah mereka. “Padahal saat ini stok Air dari PDAM Tirtanadi cukup melimpah dengan telah dialirkannya air dari proyek di kawasan Binjai. Tapi kenapa aliran air kerumah warga bisa mati,” ungkap Lian dengan nada kecewa.

Seharusnya ketika akan melakukan tindakan yang bisa merugikan masyarakat, pihak PDAM Tirtanadi memberitahukan kepada masyarakat melalui pengumuman, sehingga warga masyarakat bisa siap-siap menyiapkan stok air, setidaknya untuk berwudhuk. “Ini jangankan mandi, untuk berwudhuk saja tidak ada air,” ungkap warga lainnya.

Seperti pantauan dari wartawan media ini, aliran air PDAM Tirtanadi hingga waktu sholat Ashar berlangsung, belum hidup juga. “Entah sampai kapanlah Air ini akan hidup. Sejak pagi tadi aku belum mandi dan untuk membuat air besar pun payah, karena tidak ada air untuk membersihkannya,”sebut Adi warga lainnya. *Ari#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *