
Inimedan.com-Tanjung Balai | Keberhasilan Pemerintah Kota Tanjung Balai atas komitmennya dalam menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui layanan yang inklusif dan berkelanjutan, membuahkan hasil meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2026, kategori Pratama dalam ajang yang digelar, di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Selasa (27/01/2026).
Penghargaan diterima Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim bersama 133 Pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesia yang diserahkan Direktur Utama BPJS Prof Ali Ghufron Mukti, disaksikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.
Pemko Tanjung Balai dinilai mampu menjaga konsistensi serta menunjukkan keseriusan dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Kategori Pratama diberikan kepada daerah dengan cakupan kepesertaan minimal 98%, tingkat keaktifan minimal 80%, dan status pembayaran iuran PBPU Pemda yang telah lunas hingga September 2025.
Hingga 31 Desember 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kota Tanjung Balai tercatat mencapai 98,81% dan cakupan keaktifan mencapai 81,67% dari total penduduk 187.424 jiwa.
Capaian tersebut menjadi bukti upaya Pemko Tanjung Balai dalam memastikan pelayanan kesehatan dapat diakses secara adil, merata, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
Usai menerima penghargaan Wali Kota Tanjung Balai, Mahyaruddin Salim mengatakan, pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Pusat, Pemprov, serta seluruh stakeholder terkait dalam menjamin perlindungan kesehatan bagi seluruh penduduk.
Ini bukan hal yang mudah karena membutuhkan konsistensi pembayaran iuran, baik oleh peserta mandiri maupun Pemerintah Daerah. Namun, hal ini menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap perlindungan kesehatan masyarakat, Ujar Mahyaruddin Salim
Untuk itu, dukungan konstribusi Pemerintah Kota Tanjung Balai dalam memberikan alokasi anggaran menunjukkan bukti dukungan dan Komitmen Pemerintah Daerah dalam mensukseskan program UHC di daerah serta peran strategis Pemerintah daerah dan kepala daerah dalam pelaksanaan jaminan kesehatan kepada masyarakat Kota Tanjung Balai, tutup Mahyaruddin Salim.
Sebelumnya, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menegaskan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen Pemerintah Daerah dalam menjamin layanan kesehatan yang setara, berkelanjutan, serta melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan.
“Universal Health Coverage bukan sekadar angka kepesertaan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan warganya,” katanya.
Penilaian UHC Award dilakukan secara objektif dan terukur dengan mempertimbangkan cakupan kepesertaan JKN, tingkat keaktifan peserta, pendaftaran segmen PBPU Pemerintah Daerah, serta kepatuhan pembayaran iuran hingga September 2025.
Penyelenggaraan UHC Award 2026 juga sejalan dengan Tujuan Ketiga Sustainable Development Goals (SDGs) tentang kehidupan sehat dan kesejahteraan masyarakat, Papar Ali Ghufron Mukti.
Turut hadir mendampingi Wali Kota Tanjung Balai, Plt Kadis Kesehatan Safrina Harahap, Plt Kadis Dukcapil Heri Antoni, Plt Kadis Kominfo Indra Adiguna dan OPD terkait lainnya*sb#



