Anggota DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom, Ajak Generasi Z Maknai Nilai Luhur Pancasila

Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom
Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom. *Foto/IMC/Ist#

Inimedan.com-Medan   | Ratusan pelajar dan mahasiswa tampak antusias mengikuti acara kegiatan penyebarluasan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) yang dilakukan Ketua Komisi I DPRD Medan Reza Pahlevi Lubis S Kom. Generasi Z itu menerima pengetahuan dan pemahaman dan memaknai nilai nilai luhur Pancasila.

Sebelum acara dimulai yang berlangsung di Jl Flamboyan Raya, halaman SDN 066046, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (21/6/2026). Terlebih dahulu memperlihatkan cuplikan vidio sejarah hari lahirnya Pancasila. Tampak para pelajar semangat mengikuti acara apalagi diselingi quis terkait pengamalan Pancasila.

Pada kesempatan itu, Reza memaparkan sejarah singkat Pancasila yakni bermula pada sidang pertama Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang diadakan pada 29 Mei hingga 1Juni 1945.

Bahkan Reza Pahlevi Lubis selaku politisi muda asal Partai Golkar menyampaikan kronologi lahirnya ideologi bangsa tersebut. Dimana pada 1 Juni 1945, istilah Pancasila pertama sekali dicetuskan oleh Ir Soekarno dalam pidato monumentalnya. Diusulkan lima prinsip dasar negara merdeka yang kemudian diperingati sebagai hari lahir Pancasila.

Dan pada 22 Juni 1945 dilakukan penyempurnaan rumusan tersebut dibentuk panitia sembilan yang berhasil menyusun naskah Piagam Jakarta. Berikutnya pada 18 Agustus 1945, Pancasila resmi disahkan sebagai dasar negara dan ideologi bangsa Indonesial dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) serta dicantumkan dalam pembukaaan UUD 1945.

Selanjutnya, Reza menyinggung landasan terciptanya Pancasila yang lahir dari perjuangan bangsa Indonesia dalam mempersiapkan kemerdekaan melalui sidang Badan Panyelisik Usaha Persiapan Kemerdakaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945.

“Para tokoh bangsa menggali nilai nilai luhur yang berasal dari budaya , tradisi dan agama yang telah lama berakar di Nusantara,” ungkapnya.

Ditambahkan, secara umum, proses terciptanya Pancasila dilandasi oleh empat pilar utama yakni landasan hostoris (sejarah), Pancasila dirumuskan berdasarkan sejarah perjuangan bangsa, adat istiadat serta pandangan hidup yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. “Landasan itu diperingati setiap 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila,” sebutnya.

Berikutnya disebut landasan Kultural (Kebudayaan) yakni nilai nilai Pancasila bukan lah buatan baru melainkan kristalisasi dari nilai, norma dan budaya bangsa Indonesia yang beragam seperti semangat gotong royong dan toleransi.

Sedangkan landasan Filosofi yakni Pancasila digali melalui proses kontemplasi dan pemikiran mendalam para pendiri bangsa seperti Moh Yamin, Soepomo dan Sukarno mengenai hakikat dasar dan tujuan berdirinya sebuah negara.

Kemudian landasan Yuridis (Hukum) yakni secara hukum ketatanegaraan, Pancasila disahkan pada sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dan tercantum secara resmi dalam pembukaan UUD 1945.

Dan terakhir, Reza Pahlevi S Kom yang juga Ketua Komisi I DPRD Medan itu, menjelaskan maksud dan tujuan masing masing Sila di Pancasila dan nilai yang tercantum didalamnya. Yakni, tujuannya untuk pedoman hidup, pandangan bangsa dan cita cita dasar negara Indonesia. *di#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *