Sektor Agraris Harus Menjadi Program Konkrit

  • Inimedan.com-Medan   |Gusmiyadi, SE dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk priode 2026-2031.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir di aula kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di Jalan Ngalengko, Kota Medan, Selasa (28/7/2026).

Di acara pelantikan, Ketua Umum DPN Tani Merdeka Indonesia Don Muzakir menyerahkan bendera pataka DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut kepada Gusmiyadi, SE.

Ada pun pengurus DPW Tani Merdeka Provinsi Sumut yang dilantik terdiri dari Ketua Gusmiyadi, SE, Sekretaris Zulham Junaidi, Bendahara Chairuddin Lubis, Ketua Harian Ainal Mardiah. Selanjutnya Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara dan Ketua Bidang.

Dalam kata sambutannya, Ketua DPW Tani Merdeka Provinsi Sumut yang baru Gusmiyadi, SE mengatakan sektor agraris harus menjadi program konkrit.

“Di Sumut perlu pola zonasi di sektor pertanian dan sektor peternakan ,”ujarnya.

Di hal lain, Gusmiyadi yang kini menjabat sebagai anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai Gerindra menegaskan program makanan bergizi gratis (MBG) untuk memperkuat ketahanan pangan di sektor petani dan nelayan.

“Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut mendukung program Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional dan siap mengawal program MBG,”tegasnya.

Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu hadir di acara pelantikan itu. Dalam sambutannya, Gus Irawan menghimbau agar pengurus Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut senantiasa berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan di Sumut untuk memajukan petani.

“Tani Merdeka Indonesia harus bersinergi untuk memajukan pertanian di daerah Sumut,”himbau Gus Irawan lagi.

Pelantikan pengurus Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut di hadiri Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, Wakil Bupati Batu Bara Syafrizal, SE, Wakil Wali Kota Tanjung Balai Muhammad Fadly Abdina, penasehat DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut Harun Mustafa Nasution, SE dan Misbah, SE, Ketua Pedagang Pejuang Indonesia Raya (PAPERA) Provinsi Sumut H.Suratman, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Cut Muhammad, Bendahara Partai Gerindra Provinsi Sumut Meriyawaty Amelia Prasetio serta pimpinan OPD di jajaran Pemprovsu.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Muhammad Bobby Afif Nasution mengingatkan agar program pertanian yakni cita-cita swasembada pangan perlu berkesinambungan.

“Persoalan pangan. Persoalan besar dan krusial. Persoalan pangan menjadi program prioritas kita. Tugas ketahanan pangan menjadi tugas Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut,”ungkap Bobby Afif.

Terkait dengan MBG, Gubsu Bobby menyarankan agar MBG perlu didukung petani. “Bahan baku dari MBG berasal dari kelompok tani,”sarannya lagi.

Sebelumnya acara pelantikan DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut digelar. Segenap pengurus Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut dan Kabupaten/Kota se-Sumut serta Aceh telah mengikuti program pendidikan dan latihan (Diklat) Tani Merdeka Indonesia di kantor BPSDM Pemprovsu.

Pasca acara pelantikan segenap pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumut terlaksana dengan sukses. Gubsu Bobby akhirnya menutup secara resmi kegiatan Diklat Tani Merdeka
Indonesia di aula kantor BPSDM Pemprovsu itu. *Fajaruddin Batubara#

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *