Dikukuhkan, Bunda PAUD se Kecamatan Tapanuli Utara

Neny Angelina br Purba Bunda PAUD Taput lantik Bunda PAUD kecamatan Taput
Neny Angelina br Purba Bunda PAUD Taput lantik Bunda PAUD kecamatan Taput. *Foto/IMC/Ist#

Inimedan.com-Taput  | Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, Kamis (24/9/2026) membuka Gebyar PAUD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Tapanuli Utara di Sopo Partungkoan, Tarutung.

Dengan tema “Bersama PAUD Membangun Generasi Sehat, Cerdas, Ceria, dan Berbudaya”, Gebyar PAUD merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memastikan anak-anak Tapanuli Utara memperoleh pendidikan dan pengasuhan yang baik sejak usia dini.

Saat ini Tapanuli Utara memiliki 247 satuan PAUD yang tersebar di 15 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 38 lembaga berakreditasi B, 142 berakreditasi C, dan 67 belum terakreditasi. Sementara dari 675 guru PAUD, sebanyak 220 berpendidikan S1, 53 D1–D3, dan 402 berpendidikan SMA.

Data ini menjadi dasar bagi kita untuk terus melakukan pembenahan, mulai dari akurasi Dapodik, penguatan satuan pendidikan, legalitas dan akreditasi, peningkatan kualifikasi guru melalui RPL, kerja sama dengan IAKN Tarutung dan program SIPKA, hingga penguatan peran Bunda PAUD Desa dalam mendukung Wajib Belajar 13 Tahun (1 tahun prasekolah).

Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan juga menjadi langkah penting untuk semakin menguatkan peran Bunda PAUD sebagai penggerak dan mitra strategis pemerintah di wilayah masing-masing. Prosesi pengukuhan dilaksanakan melalui pembacaan naskah pengukuhan, pengucapan ikrar, penyematan selempang dan pin Bunda PAUD, serta penandatanganan SK Pengukuhan secara simbolis.

Keceriaan Gebyar PAUD tercermin dari berbagai kegiatan, yaitu Lomba Mewarnai, Story Telling, Manortor bagi anak-anak PAUD, serta Lomba Pembuatan APE dari bahan bekas dan Story Telling Guru bagi para pendidik.

Bunda PAUD Tapanuli Utara Neny Angelina menyampaikan terima kasih kepada Bupati Tapanuli Utara, serta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara, para Camat, Dewan Pendidikan, Pokja Bunda PAUD, IAKN Tarutung, IGTKI, HIMPAUDI, tenaga pendidik, orang tua, dan seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini.

Bupati Taput JTP Hutabarat dalam sambutannya menekankan pentingnya bergandengan tangan menghadirkan PAUD Tapanuli Utara yang semakin berkualitas.

Pendidikan anak tidak hanya dimulai dari ruang kelas. Pendidikan pertama dan utama justru dimulai dari rumah, dari keluarga, dari kasih sayang, perhatian dan keteladanan orangtua.
Pelantikan Bunda PAUD Kecamatan dilakukan oleh Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat br. Purba, selaku Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara.

meminta para Camat bersama Bunda PAUD di masing-masing kecamatan memberikan perhatian serius terhadap perkembangan PAUD di wilayahnya.

“Mohon perhatian Camat dan Bunda PAUD-nya untuk memberikan perhatian di masing-masing kecamatan,” pesan Bupati.

Bunda PAUD: Jangan Hanya Memperbaiki Angka, Tetapi Kualitas Anak

Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tapanuli Utara Ny. Neny Angelina berharap perhatian tersebut ke depan semakin diperkuat, termasuk melalui dukungan ruang fiskal bagi pengembangan PAUD.

“Terima kasih untuk perhatian Bupati bagi pengembangan kualitas PAUD. Kami berharap ke depannya semakin memberikan ruang fiskal dalam pengembangan dan penguatan PAUD,” ujar Neny.

Menurutnya, peningkatan kualitas PAUD harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas para pendidik. Karena itu, perlu dibuka ruang yang lebih luas bagi guru PAUD untuk mengembangkan kompetensi dan melanjutkan pendidikan, sehingga anak-anak mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik yang semakin profesional.

Lebih jauh, Bunda PAUD menekankan bahwa keberhasilan pembangunan PAUD tidak semata-mata diukur dari angka-angka capaian, tetapi dari perubahan nyata dalam kualitas tumbuh kembang anak.

“Kita membuka ruang untuk pengembangan kompetensi guru PAUD untuk melanjutkan sekolah. Jangan hanya memperbaiki angka, tetapi kualitas anak-anak kita,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya memastikan setiap anak memperoleh perhatian yang layak sejak usia dini. “Tidak ada lagi anak yang tertinggal karena tidak mendapat perhatian,” pesannya. Pesan tersebut menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan PAUD yang inklusif, berkualitas dan benar-benar menyentuh kebutuhan setiap anak.

Gebyar PAUD pun menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, Bunda PAUD, guru, orangtua dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat dan menyenangkan bagi anak.Sebab, masa depan Tapanuli Utara sedang tumbuh di ruang-ruang PAUD hari ini.

Bersama PAUD membangun generasi sehat, cerdas, ceria dan berbudaya. Pendidikan berkualitas, Anak sehat dan ceria, Guru profesional, Orangtua berperan aktif, PAUD Maju, Generasi Tangguh. Dari keluarga kita mulai, dari PAUD kita tumbuhkan, untuk masa depan Tapanuli Utara yang lebih baik,tulus Kadiskominfo Taput Donna Situmeang dalam narasinya.*le#

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *