
Salah seorang warga, Herman Saragih mengaku, pekerjaan meratakan adukan semen cor ini dilakukan sambil membungkuk.
“Pinggang sering kali terasa pegal, karena terus membungkuk. Sehingga kami perlu rehat sebentar untuk meluruskan pinggang. Setelah itu kembali bekerja, Paling kami hanya bisa istirahat sebentar sambil menghabiskan sebatang rokok,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).
Namun kelelahan itu tak pernah dianggap masalah oleh warga. Melihat jalan yang telah selesai seakan menjadi obat penyembuh kelelahan yang timbul selama pengerjaan.
“Senang sekali rasanya melihat sebagian besar jalan beton ini telah selesai dan bisa dipergunakan warga. Hilang semua rasa lelah kami. Itulah yang setiap hari terus menumbuhkan semangat untuk berpacu bersama bapak-bapak tentara ini menyelesaikan jalan,” ujarnya.
Perwira Pengawas (Pawas) TMMD Kodim 0204/DS Kapten Kav Ishak Iskandar mengapresiasi semangat kerja yang ditunjukan personel Satgas dan warga. Menurutnya, kerja keras itu membuat kendala yang timbul selama ini berhasil diatasi.
“Ini kabar baik, karena sisa jalan yang belum dicor hanya tinggal 277 meter lagi,” ucapnya.
Kapten Ishak pun mengaku lega. Karena target perampungan jalan cor rigid beton selebar 4 meter ini bisa dipenuhi tepat waktu.
“Selama beberapa pekan ini, kita selalu direpotkan dengan kondisi cuaca yang tidak menentu dalam membangun jalan cor rigid beton ini. Tapi Alhamdulillah, berkat kerja keras seluruh personel bersama warga dan operator alat berat, serta ridho Allah SWT, pembangunan jalan ini bisa kita penuhi tepat waktu,” ujar Kapten Ishak.*Ari#


