Inimedan.com-Asahan | Universitas Asahan (UNA) menggelar acara Wisuda Sarjana (S1) Angkatan XXXVI Universitas Asahan (UNA), di kampus Universitas Asahan, Sabtu(18/07/2026).
Mereka yang diwisuda sebanyak 613 orang sarjana, berasal dari lima Fakultas, dengan rincian sebagai berikut, Fakultas Teknik: 46 orang, Fakultas Pertanian: 80 orang, Fakultas Ekonomi : 264 orang, Fakultas Hukum : 52 orang dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 171 orang.
Hadir dalam acara wisuda tersebut yakni, Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Bupati Asahan, Ketua DPRD Kabupaten Asahan, Ketua dan Pengurus Yayasan Universitas Asahan, Rektor Universitas Asahan, Para Dosen Universitas Asahan, Staf administrasi Universitas Asahan, Sivitas Akademika Universitas Asahan, Orang tua dan keluarga wisudawan/wisudawati, Para wisudawan dan wisudawati serta Tamu undangan lainnya.
Rektor Universitas Asahan Assoc. Prof Mangaraja Manurung dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak atas dukungan yang diberikan sehingga penyelenggaraan pendidikan di Universitas Asahan dapat berjalan dengan baik serta menjadikan UNA sebagai salah satu perguruan tinggi pilihan di Kabupaten Asahan.
Berbagai capaian Universitas Asahan dalam beberapa tahun terakhir juga disampaikan Rektor Asahan di antaranya, UNA telah berhasil masuk dalam Klaster Utama bidang riset, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berbasis indeks SINTA, serta menerima Anugerah Laporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun 2025 dari LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara.
Mangaraja Manurung menjelaskan, bahwa Universitas Asahan saat ini memiliki 2 Guru Besar, 36 Dosen bergelar Doktor, 42 kandidat Doktor, 5 calon Guru Besar, 13 Dosen dengan jabatan fungsional Lektor Kepala, serta 63 kandidat Lektor Kepala, dari total 136 dosen, sebanyak 96 orang atau 71 persen telah memiliki Sertifikasi Dosen, terangnya.
Mangaraja Manurung juga menyampaikan berbagai prestasi mahasiswa pada Tahun Akademik 2025/2026, di antaranya, Juara Lomba Pidato Bahasa Inggris Tingkat Nasional, Juara I Duta Bahasa Provinsi Sumatera Utara, serta Juara Bulu Tangkis Antar klub Tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Berbagai capaian tersebut merupakan bagian dari komitmen Universitas Asahan dalam mewujudkan visi “UNA Toward Excellence.”, Papar Mangaraja Manurung.
Sementara Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati Universitas Asahan Angkatan XXXVI.
Dikatakan Taufik Zainal Abidin, keberhasilan yang diraih merupakan hasil dari perjuangan, kerja keras, ketekunan, doa, serta dukungan orang tua, keluarga, dosen, dan seluruh pihak yang telah mendampingi selama proses pendidikan.
Wisuda bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara, gelar akademik yang diperoleh merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui profesionalisme, integritas, karya nyata, serta kontribusi positif bagi pembangunan.
Semoga para lulusan Universitas Asahan mampu menjadi Sumber Daya Manusia yang unggul, kreatif, inovatif, berdaya saing di tingkat nasional maupun global, serta memiliki karakter yang kuat, etika yang baik, dan mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lapangan kerja, mengembangkan kewirausahaan, serta berkontribusi terhadap pembangunan daerah sesuai bidang keilmuan masing-masing, ujarnya.
Atas nama Pemkab Asahan, saya menyampaikan apresiasi kepada UNA atas kontribusinya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing, tutup Taufik Zainal Abidin.
Amanat Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara, Prof Saiful Anwar Matondang, menyampaikan bahwa para lulusan harus mampu menghadapi perkembangan teknologi, transformasi digital, serta kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dengan terus belajar dan meningkatkan kompetensi.
Kepada para lulusan agar dapat membangun jiwa kewirausahaan, memperluas relasi dan jejaring, serta terus meningkatkan kemampuan, khususnya dalam aspek soft skills, etika, sopan santun, dan komunikasi, pesannya.
Jangan pernah berhenti berjuang, karena kehidupan merupakan proses pembelajaran yang berkelanjutan dan setiap lulusan dituntut untuk terus mengembangkan diri agar mampu menghadapi tantangan zaman, tegas Saiful Anwar Matondang*sb#.
