Massa GPAK Kecewa Terhadap Oknum Bapenda Kota Medan Berintial AK

Massa dari GPAK Kota Medan berorasi dan membentangkan spanduk di depan kantor Wali Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah.
Massa dari GPAK Kota Medan berorasi dan membentangkan spanduk di depan kantor Wali Kota Medan di Jalan Kapten Maulana Lubis No.1, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. (Foto.IMC/Fajaruddin)

Inimedan.com-Medan / Kantor Wali Kota Medan, heboh. Menyusul massa Gerakan Pemuda Anti Korupsi (GPAK) Kota Medan  menggelar aksi unjuk rasa, Selasa (27/1/2026).

Di aksi unjuk rasa. Massa dari GPAK Kota Medan menyoroti dan mengkritik kinerja dari oknum Badan Pendapatan  Daerah (Bapenda) Kota Medan berinitial AK.

“Kami dari GPAK Kota Medan datang ke kantor Wali Kota Medan untuk menyuarakan kekecewaan dan keprihatinan terhadap dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oknum Bapenda Kota Medan berinitial AK sebagai salah satu koordinator yang menangani bidang reklame,”demikian pernyataan sikap Koordinator  Lapangan  GPAK Kota Medan Rahmat Hidayat Nasution.

Informasi yang kami terima, papar Rahmat Hidayat,  modus yang dilakukan  oknum AK, diduga terlebih dahulu menyurati perusahaan-perusahaan  reklame yang tidak taat membayar pajak. Selanjutnya,  oknum AK mengajak bernegoisasi untuk memberikan ‘jalan mulus’ kepada pengusaha reklame yang melanggar ketentuan ukuran, lokasi dan perizinan.

“Di aksi itu, diduga oknum AK menerima keuntungan pribadi yang seharusnya masuk ke kas daerah,”tegas Rahmat.

Oknum AK, ujar Rahmat, sering melakukan aksi di daerah Denai dan Sunggal.

“Praktek seperti itu, diduga telah menyebabkan  kebocoran pendapatan asli daerah (PAD), merugikan masyarakat serta melemahkan kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan,”ujarnya lagi.

Rahmat menyarankan agar Sekda dan Inspektorat Kota Medan segera turun tangan dan melakukan penyelidikan atas dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan oknum AK.

“Aparat penegak hukum perlu membongkar dan memeriksa dugaan aksi yang dilakukan oknum AK,”sarannya lagi. (Fajaruddin   Batubara)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *