Polres Tapteng Revitalisasi Jembatan Rambing di Sibabangun

Personel Polsek Sibabangun bersama warga foto bersama setelah selesai Revitalisasi jembatan rambing dikerjakan.
Personel Polsek Sibabangun bersama warga foto bersama setelah selesai Revitalisasi jembatan rambing dikerjakan. *Foto/IMC/Tetty#

Inimedan.com-Tapteng   | Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah (Tapteng) melalui Polsek Sibabangun lakukan revitalisasi Jembatan Rambing di Lingkungan IV Kampung Baru, Kelurahan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Revitalisasi ini dilakukan  sebagai respons Polri terhadap kekhawatiran masyarakat atas kerusakan infrastruktur vital akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut pada November 2025 silam. Dimana jembatan rambing ini merupakan akses utama ekonomi dan pendidikan warga setempat.

Sesuai laporan yang diterima, jembatan tersebut mengalami kerusakan seperti bantalan besi pengikat jembatan terlepas, hancur akibat kikisan hantaman air sungai. Sehingga struktur jembatan menjadi tidak stabil. Dan warga sempat berupaya melakukan perbaikan secara swadaya menggunakan bambu, namun kondisi tersebut dinilai tidak memadai. Setiap warga yang melintas, terutama anak sekolah dan pedagang, merasa khawatir akan keselamatan mereka karena struktur darurat yang rapuh.

Menyikapi keluhan masyarakat, Kapolsek Sibabangun Iptu Totok C Wahono, S.H., M.H., memimpin langsung personelnya untuk melakukan survei mendalam selama tiga hari, dengan tujuan untuk mendata kebutuhan material secara akurat.

“Kami melihat langsung bagaimana masyarakat khawatir saat melintasi jembatan ini. Oleh karena itu, sesuai instruksi pimpinan, Polri hadir sebagai wujud kepedulian untuk memastikan keselamatan warga melalui revitalisasi total jembatan ini,” ujar Iptu Totok.

Kapolsek ini juga menjelaskan, kegiatan revitalisasi ini  dimulai sejak Sabtu (9/5/2026) hingga Senin (11/5/2026). Ini didanai sepenuhnya (100%) oleh anggaran Polri.

“Pelaksanaannya, personel Polsek Sibabangun bersama masyarakat melakukan penggantian lantai jembatan dengan memasang 80 batang papan kayu baru sepanjang 2,8 meter untuk memastikan pijakan yang kokoh. Petugas juga mengganti bagian-bagian besi jembatan, termasuk besi pengikat penyambung dan galangan yang telah rusak atau hilang guna memperkuat struktur jembatan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Totok, kita lakukan pembersihan serta pengecatan ulang terhadap tiang pondasi dan sling pengaman agar ketahanan jembatan tetap terjaga dalam jangka panjang, pungkasnya.

Langkah responsif Polri ini mendapat sambutan hangat dari warga.  Dengan memperbaiki akses utama mereka dipandang sebagai bukti nyata sinergitas Polri dengan rakyat.

Pengakuan dan apresiasi itu disampaikan warga setempat yang diwakili Kepling IV Kampung Baru. “Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli pada keselamatan jiwa kami di jalan. Kini kami tidak perlu merasa was-was lagi saat melintasi jembatan,” ungkapnya.

Dengan selesainya revitalisasi ini, roda perekonomian dan aktivitas harian di Lingkungan IV Kampung Baru, Kelurahan Sibabangun dapat kembali berjalan normal dan aman. *Tetty#

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *