Inimedan.com-Medan | Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Dr. Muhammad Ziad Ananta, S.Sos, M.Si menegaskan pengembangan pesantren di Sumut harus berorientasi pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) dan ekonomi.
“Pesantren, institusi strategis dalam membangun toleransi beragama di Provinsi Sumut. Pesantren memiliki peran dalam pembangunan. Pengembangan pesantren harus berorientasi pada peningkatan SDM dan ekonomi,”tegas Muhammad Ziad Ananta tatkala menjadi juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut di rapat paripurna DPRD Sumut dengan agenda pendapat akhir Fraksi terhadap rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang fasilitasi pengembangan pondok pesantren di Sumut, Kamis (16/7/2026).
Di rapat paripurna itu. Ziad Ananta selaku juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut juga menyatakan menerima dan menyetujui ranperda fasilitasi pengembangan pondok pesantren di Sumut menjadi peraturan daerah (Perda).
Selanjutnya, Fraksi-Fraksi di DPRD Sumut juga menyatakan hal senada. Yakni menerima dan menyetujui ranperda fasilitasi pengembangan pondok pesantren di Sumut menjadi Perda.
Ranperda fasilitasi pengembangan pondok pesantren di Sumut yang disetujui menjadi Perda diharapkan, kata Ziad, dapat meningkatkan pendidikan pesantren dan di implementasikan secara profesional.
“Pesantren mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan SDM yang unggul di Sumut,”tegas Ziad yang di kenal dengan panggilan akrab Nanta. *Fajaruddin Batubara#



